![]() |
Wadjah Bandung tempo Doelo |
Kamis, 30 Desember 2010
Bandung Tempo Deoloe
Selasa, 28 Desember 2010
Tradisi Ziarah Umat Nasrani Pada Saat Hari Natal di Pemakaman Umum Pandu
Bandung- tradisi berziarah ke makam kerabat ataupun sanak keluarga semakin ramai saja pada saat memasuki hari besar agama umat nasrani. Tradisi berziarah ini biasanya dilakukan masyarakat kita yang beragama nasrani sebagai ajang silaturahmi dengan keluarganya yang sudah lebih dulu meninggal dunia.
Seperti pada hari sabtu (25/12) kemarin merupakan hari umat nasrani untuk berziarah ke
Selasa, 09 November 2010
Reward bagi atlet Jabar berprestasi
![]() |
Pekan olahraga Wilayah nasional (Popwilnas) yang diselenggarakan di Palembang Sumatra Selatan Oktober 2010. Popwilnas kali ini diikuti oleh 6 peserta daerah dari 6 propinsi di Indonesia yang akan bertarung memperebutkan medali. Popwilnas merupakan sebuah ajang bagi para atlet Jabar untuk menunjukan prestasi yang setinggi-tingginya. itu pun yang akan ditunjukan oleh Fatia Sarinda (17) Putri berparas cantik yang masih berstatus pelajar di SMAN 9 Bandung, ia di Popwilnas ini akan bertarung membela tim Jabar dari cabor Bola Basket putri di Palembang. Fatia bertekad akan memberikan yang terbaik bagi tim putri bola basket Jabar di Popwilnas kali ini. Menurutnya tim putri Bola basket Jabar harus sudah siap untuk menghadapi ajang bergengsi ini."Saya, kami! siap membela tim Jabar untuk menjadi juara".Tandas fatia yang ditemui saat akan beristirahat di tempat para atlet di disentralisasi.
Wakil ketua Kontingen Jabar Nandang Rukanda saat dimintai keterangan mengenai reward bagi atlet yang berprestasi, beliau pun menuturkan bahwa para atlet yang berprestasi di Popwilnas kali ini akan diberikan sebuah reward berupa uang pembinaan berbentuk beasiswa ataupun sebagainya dan itu semua sudah di siapkan, rata-rata seluruh atlet yang mengikuti Popwilnas ini adalah pelajar. saat ditanya mengenai berapa nominal uang yang akan diberikan beliau tidak berani menyebutkannya."yang pasti ada" Ujarnya. beliaupun menambahkan "pokoknya kami sudah siapkan anggaran khusus bagi para atlet yang berprestasi, itu semua bertujuan usebagai penyemangat agar para atlet terpacu untuk menjadi juara".Tambahnya.***(T-2/Algi)
Disorda siapkan Atlet Muda Untuk Jabar 2016
![]() | |
atlet muda tenis meja Jawa Barat |
![]() |
atlet muda bola basket |
Salah satunya Kontingen Jawa Barat yang mengikuti pertandingan di Popwilnas Palembang 2010 kali ini sudah sangat terlihat ada kemajuannya yang sangat baik, bisa dibandingkan dengan ajang-ajang Popwilnas sebelumnya dengan Popwilnas kali ini. Menurut Kadisorda Jawa Barat DR.H.Amung Ma’mun,M.PD saat di temui di ruang kerjanya menuturkan."Popwilnas kali ini terlihat sangat bagus dan memuaskan dan saya yakin kita akan mendapatkan juara umum serta prospek untuk Popnas yang akan datang dengan hasil yang seperti ini dapat kita bandingkan dengan tahun yang lalu bagaimana,"Tutr Kadisorda yang sebelumnya telah hadir di Palembang meskipun tidak sampai akhir kegiatan.
Saat disinggung tentang PON Kadis pun menyanggahnya bahwa PON kopetensinya tidak disini dan atlet-atlet muda ini bukan untuk kepentingan PON, PON 2012 itu adalah kompeten dari pada Koni, namun untuk atlet-atlet muda ini adalah sebagai kepentingan Jabar 2016. Kemudian dalam mempersiapkan Atlet-Atlet muda, Disorda dari sekarang sudah siap dengan program dalam menghadapi kepentingan di tahun 2016 Disorda akan mengolah atlet-atlet baru serta menurutnya sebelum Koni Jabar menyelenggarakan pelada pada tahap menuju 2016, Disorda akan mempersiapkan sistim pembinaan untuk menuju Jabar 2016."Atlet-atlet muda ini ingin kami jadikan lokomotif di tahun 2016, serta akan kita coba dalam sistem pembinaan dalam konteks Jabar institut of sport dan di bina secara propesional"Katanya.
Hasil dari pada itu dapat di lihat dari apa yang telah terjadi pada kegiatan sebelumnya, dan contoh dari itu sekarang terlihat dengan meningkatnya kemajuan dari pada tim sepak bola Jabar pada Popwilnas dua kali terakhir ini tim Jabar tidak pernah lolos dalam final Popwilnas, namun untuk kali ini tim sepak bola Jabar berhasil lolos masuk final, serta dalam regenerasi atlet menurut Kadisorda, itu sangat perlu di lakukan serta menurutnya atlet-atlet PON 2012 itu ada kemungkinan takan menjadi kekuatan Jabar di 2016, oleh karena itu untuk 2016 atlet harus di desain lebih awal."Regenerasi atlet itu perlu dilakukan di Jabar, karena itu untuk menghadapi 2016 atlet Jabar harus di desain lebih awal,"menurutnya. Sedangkang tanggapan Kadisorda tentang Haornas yang kemaren sudah dilaksanakan. Amung menuturkan bahwa hasil kegiatan Haornas kemarin bukan hanya rutin saja digelar namun Disordapun ingin membangkitkat gairah penduduk Jabar 2016 minimal 50% untuk sadar akan berolahraga."Kita menginginkan Minimal 50% penduduk Jabar tahun 2016 sudah peduli akan berolahraga,"menurutnya.
Serta terhadap Sarjana Pendamping Penggerak Pembangunan Olahraga (SP3OR) dan 10 orang bintang iklan penggerak pembangunan olahraga di Jabar, Kadisora berharap agar senantiasa dapat lebih meningkatkan dan menggerakan olahraga di masyarakat Jabar khususnya di wilayah pedesaan dengan program yang telah di sediakan oleh Disorda. seperti olahraga pedesaan semestinya olahraga tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat sekitar."Semoga apa yang di lakukan mereka dengan program yang diberikan Disorda mampu membangkitkan dan memotivasi masyarakat Jabar untuk berolahraga,"Tambahnya.***(T-3/Algi)
Tim Basket Unikom Gagal Latihan karena Hujan
![]() |
Skuard Tim Basket Unikom 2010 untuk Libama Divisi II Di Bogor Senin (29/11) yang akan datang. |
Tim Bola Basket Unikom Bandung gagal melakukan latihan di lapang Sabuga ITB Bandung. Selasa (9/11) sore. Di sebabkan cuaca hujan yang begitu deras sehingga tim hanya melakukan pemanasan dan latihan fisik di area sabuga yang terhingar dari hujan. Dalam waktu terdekat ini Tim bola basket putra Unikom akan menghadapi liga basket antar mahasiswa (Libama Divisi II) yang akan di gulirkan di kota Bogor . Untuk menghadapi Libama divisi II ini , Program latihan akhir-akhir ini lebih di tingkatkan. Seprti yang di katakan oleh Mas Beng kepala pelatih basket Unikom menuturkan bahwa anak asuhnya dalam mengadapi event ini harus lebih di tingkatkan baik iu dalam porsi latihan ataupun fisik.”Untuk mencapai target lolos di divisi II ini, saya lebih memberikan porsi lebih dari sisi fisik karena anak-anak, yang saya lihat sampai sekarang dalam fisiknya masih sangat kurang bahkan lebih dari kurang,”Tuturnya. Sedangkan menurut Tomy ketua UKM basket Unikom Bandung mengatakan bahwa akhir-akhir ini selalu mengahdapi kendala cuaca di setiap akan melakukan latihan.”kami selalu menghadapi kendala hujan bila akan melakukan latihan di sore hari di outdor, kenapa kita tidak memilih di dalam ruangan untuk berlatih, karena bila kita menyewa gor kita akan mengluarkan biaya yang cukup tinggi sedangkan subsidi dari kampus tidak mencukupi,”Katanya disela-sela hujan.***(T-1/Algi).
Keindahan Situs Megalitik Gunung Padang
Sebuah situs Megalitik Gunung Padang yang terletak di sebuah Desa yang tenang, jauh dari kebisingan suara kendaraan bermotor yaitu desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur dipercayai oleh para ahli Arkeologi sebagai situs Megalitik terbesar di Asia Tenggara. Sebuah peninggalan prasejarah di Provinsi Jawa Barat yang sangat potensial menjadi tujuan wisata budaya yang bernilai ekonomi tinggi. Namun, sungguh sangat di sayangkan situs megalitik ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah sehingga terlihat kurang terawat dengan baik. Selain itu, jarak yang cukup jauh dari jalan negara Cianjur-Sukabumi (20 km lebih) dengan jalan yang sempit berliku-liku dan beraspal tipis sehingga mudah hancur oleh satu kali musim hujan, menjadi kendala pertama para calon pelancong.
ketika akan mendekati lokasi situs, kendala lain sudah menghadang pula, tidak adanya penunjuk arah menuju lokasi situs membuat para pelancong yang akan berkunjung ke lokasi situs menjadi bingung, dan jalan yang sangat rusak menambah sulitnya menuju situs megalitik gunung padang.
Menyadari banyaknya kendala pengembangan di balik potensi wisata yang luar biasa ini, Balai Pengelolaan Purbakala dan Nilai-nilai Sejarah Tradisional Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, pernah mengadakan kegiatan positif berupa "Bakti Wisata" yang diikuti oleh masyarakat dan mahasiswa. Kegiatan itu, diharapkan dapat merintis pengembangan ke arah wisata yang lebih baik dan menarik perhatian serius penanganan situs yang menjadi jalur budaya Megalitik Asia-Pasifik ini
Tetapi, bagi para pelancong yang ingin mendapatkan nilai lebih dari aktivitas berwisatanya, rasanya kendala tersebut justru menjadi bagian dari perjalanannya yang akan menjadi catatan pengalaman yang mengasyikkan
(T2/Moch Solehudin).
Cisaranten Dilanda Hujan Angin
![]() | |||||||||
nampak rumah warga yang rusak akibat terpaan hujan angin |
Hujan lebat di sertai hujan angin kencang, melanda daerah bandung dan sekitarnya khususnya daerah cisaranten, selasa (9/11) sekitar pukul 15.00 WIB. Akibat guyuran hujan beberapa titik jalan mengalami banjir cileuncang yang cukup tinggi. Selain itu, sejumlah genting rumah-rumah warga sekitar cisarantenjuga berjatuhan.
Pemadam Kesulitan Menjinakan Si jago Merah
Padatnya rumah penduduk membuat para petugas Pemadam kebakaran dari Dinas Kebakaran Kota Bandung (DISKAR), sangat kesulitan untuk memadamkan sumber api yang membakar salah satu rumah di kampung Haur Pancur, kel Lebak gede, kec Coblong, Kota Bandung pada Senin (8/11) malam. Selain itu, warga yang bekumpul di sekitar lokasi kejadian menambah sulitnya para petugas untuk memadamkan api.
Menurut salah satu petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi kejadian, menuturkan " kami sangat kesulitan untuk menuju sumber titik api, selain banyaknya warga yang berkumpul, padatnya rumah penduduk juga membuat kami bingung untuk menemukan sumber api. melihat saling berdempetannya rumah-rumah warga sekitar membuat Petugas itu pun menghawatirkan jika sumber titik api tidak segera dipadamkan api akan menjalar ke rumah lainnya. Dan itu akan sangat merugikan sekali, Terangnya.
Sementara itu, sejumlah warga yang rumahnya berdekatan dengan sumber api, sibuk menyelamatkan barang-barangnya untuk di evakuasi. karena ditakutkan api akan menjalar kerumah lainnya.
Sekitar pukul 20.00 WIB petugas pemadam kebakaran yang dibantu warga sekitar berhasil memadamkan api. Unuk memadamkan api, DISKAR Kota Bandung menerjunkan sekitar 5 unit mobil pemadamnya.Dan penyebab kebakaran pun belum dapat dipastikan. (T1/moch solehudin)
Menurut salah satu petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi kejadian, menuturkan " kami sangat kesulitan untuk menuju sumber titik api, selain banyaknya warga yang berkumpul, padatnya rumah penduduk juga membuat kami bingung untuk menemukan sumber api. melihat saling berdempetannya rumah-rumah warga sekitar membuat Petugas itu pun menghawatirkan jika sumber titik api tidak segera dipadamkan api akan menjalar ke rumah lainnya. Dan itu akan sangat merugikan sekali, Terangnya.
Sementara itu, sejumlah warga yang rumahnya berdekatan dengan sumber api, sibuk menyelamatkan barang-barangnya untuk di evakuasi. karena ditakutkan api akan menjalar kerumah lainnya.
Sekitar pukul 20.00 WIB petugas pemadam kebakaran yang dibantu warga sekitar berhasil memadamkan api. Unuk memadamkan api, DISKAR Kota Bandung menerjunkan sekitar 5 unit mobil pemadamnya.Dan penyebab kebakaran pun belum dapat dipastikan. (T1/moch solehudin)
Hujan lumpuhkan Kota Bandung
Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak pukul 13.30 WIB selasa (9/11) mengakibatkan
banjir di sejumlah titik. bahkan di ruas Jalan Djunjunan atau Pasteur tingginya mencapai
paha orang dewasa. Banjir tersebut membuat kemacetan yang sangat parah.
Titik banjir yang paling parah terjadi di depan mal BTC. Kondisi lalu lintas benar-benar
lumpuh total. kedua ruas jalan tak bisa dilalui oleh para pengendar sepeda motor dan juga
mobil.
Banyak sekali dari para pengguna jalan yang memutuskan untuk memutar jalan. karena jalan
yang tidak mungkin dapat dilalui. tapi ada juga yang terpaksa harus menunggu surutnya
genangan air, karena terjebak didalam kemacetan.
Salah satu pengendara motor yang terjebak didalam kemacetan menuturkan, "banjir kali ini
sangat parah, padahal biasanya setiap hujan besar sekalipun tidak sampai separah ini,
"tuturnya".
Hingga berita ini dikabarkan, kemacetan di arah pasopati menuju ke pintu tol pasteur masih terlihat padat. (T3/moch solehudin)
Senin, 08 November 2010
Pesantren Sukamiskin, Banyak Pahlawan dan Ulama Besar Berasal dari Pesantren ini
![]() |
lubang pasca pemboman oleh tentara jepang |
![]() |
Pesantren Sukamiskin, Pesantren Tertua Di Bandung |
Tidak sedikit ulama-ulama dan para Kyai yang sekarang mempunyai nama serta berpengaruh besar dalam masyarakat priangan khususnya dan masyarakat daerah Jawa Barat umumnya adalah hasil gemblengan dan godogan ilmu di Pondok Pesantren Sukamiskin
Banyak yang tidak menyangka pesantren sukamiskin telah berdiri cukup lama, dan banyak menghasilkan para kyai yang akhirnya mendirikan pesantren-pesantren di kota Bandung. Pondok Pesantren Sukamiskin berada di bawah pimpinan KH.R. Muhammad Alqo selama kurang lebih 29 tahun yakni dari tahun 1881 M sampai dengan 1910 M atau tahun 1300 H sampai dengan 1329 H. Dalam jangka waktu sekian ini beliau berhasil mendidik siswa-siswanya sehingga menjadi ulama besar, sebagai salah satu dari pada murid beliau adalah yang menjadi Pahlawan Nasional K.H. Zainal Musthofa almarhum. “Pesantren Ini Cukup Berperan Dalam Sejarah Perkembangan Pesantren Di Bandung,Selain Itu Juga Menghasilkan Lulusan Yang Juga Menjadi Pahlawan Nasional, Semisal KH. Zainal Mustofa Yang Gugur Sebagai Syuhada Ketika Melawan Penjajah” tutur Fiqi, putera dari pimpinan pesantren ini.
Dalam periode ke II, yaitu setelah K.H.R. Muhammad Alqo mengakhiri hayatnya, pimpinan Pondok Pesantren beralih pada puteranya
Masjid Al Imtizaj, Mesjid Baru Bergaya Etnis Tionghoa Di Bandung
![]() |
kehadirannya diharapkan dapat menyatukan etnis tionghoa dan pribumi dalam satu agama |
Satu lagi mesjid etnis tionghoa baru di Bandung, tepatnya di Jalan Banceuy No.8 atau yang dulu gedung tersebut lebih dikenal dengan nama Rumah Matahari yang sekarang diganti namanya menjadi Gedung Abdurrahman Bin Auf Trade Center (ATECE). Pada saat saya berkunjung, dari kejauhan sudah terlihat nuansa merah menyala dari arah bangunan masjid, Dengan ciri khas bangunan asli tionghoa sungguh sangat menarik perhatian setiap orang yang melewati jalan banceuy. “Masjid Al-Imtizaj mempunyai arti Pembauran atau dalam bahasa tionghoanya yaitu Ronghe” tutur irwan setiawan salah seorang pengurus bidang umum dari Masjid Al Imtizaj.
Rabu, 20 Oktober 2010
Jabar Sabet Juara Umum di Popwilnas 2010 Sumatra Selatan
KONTINGEN Jawa Barat (Jabar) pada Popwilnas 2010 Palembang Sumatra Selatan, telah meraih hasil yang sangat memuaskan, seperti apa yang telah di ungkapkan oleh ketua kontingen Jabar pada Popwilnas ini Tries M Hafied. Menuturkan kepada tim Motekar bahwa apa yang telah diraih oleh Kontingen Jabar pada Popwilnas kali ini adalah buah hasil dari kerja keras melalui kebersamaan dan kekompakan yang telah di tunjukan oleh para atlet dan official.”Alhamdulillah semua sesuai dengan harapan kita, kita mampu menempati tempat yang terbaik di ajang Popwilnas ini dengan menjadi Juara umum,”Tuturnya Tries pada saat ditemui di ruang kerjanya.
Popwilnas kali ini merupakan babak kualifikasi untuk Popnas yang akan datang, dari keseluruhan cabor yang dipertandingkan di Popwilnas ini yakni 8 cabor dan semuanya lolos. Popwilnas kali ini dari 43 medali emas yang diperebutkan dari keseluruhan cabor, kontingen Jabar berhasil meraih 22 medali emas, 8 medali perak dan 2 medali perunggu. Yang akhirnya Jabar meraih tempat yang terbaik yakni menjadi juara umum. Di ikuti pesaing beratnya DKI Jakarta, di Popwilnas ini dan DKI harus puas berada di posisi kedua dengan meraih hasil akhir 8 medali emas, 12 medali perak, dan 6 medali perunggu. Sedangkan di posisi ketiga yang berperan sebagai tuan rumah yakni Sumatra selatan harus puas juga dengan apa yang telah dicapainya dengan meraih keseluruhan dari 43 medali emas tuan rumah berhasil mengumpulkan 5 medali emas, 7 medali perak, dan 15 medali perunggu. Tries menambahkan bahwa hasil dari Popwilnas ini mudah-mudahan dapat memperbaiki Popnas yang akan datang, setelah pada tahun sebelumnya kontingen Jabar hanya mampu menempati posisi ke empat.”Mudah-mudahan nanti di Popnas yang akan diselenggarakan di Jogja Jawa Tengah kita mampu menduduki minima di tiga besar,”Tambahnya.
Sementara itu Nandang Rukanda Kepala Seksi Bidang Olahraga Disorda Jabar pun tidak ketinggalan untuk mengungkapkan rasa bangganya dan kepuasannya setelah apa yang telah diraih oleh para kontingen Jabar pada saat bertanding di Popwilnas 2010 Palembang lalu, beliau mengungkapkan rasa puasnya secara keseluruhan terhadap penampilan perfoam para atlet pelajar kontingen Jabar.” Secara Keseluruhan kami puas dengan penampilan atlet pelajar kontingen Jabar pada saat bertarung di Popwilnas lalu,”Katany.
Hasil yang telah di tunjukan oleh kontingen Jabar merupakan hasil dari potensi Jabar untuk pelaksanaan pembinaan di usia pelajar itu sangat berkonsep, oleh karena itu dengan hasil dari pada Popwilnas kemarin dengan memboyong 22 medali emas dari 8 cabor, baik itu yang beregu maupun perorangan yang di tunjukan oleh kontingen Jabar itu sangat signifikan. Dan ini merupakan modal awal Disorda dalam rangka menyusun program tahun 2011 di Riau dan mempersiapkan Popnas dengan mempertandingkan 17 cabor, itu merupakan persiapan untuk atlet-atlet muda dalam mempersiapkan Jabar di PON 2016.”Secara jangka panjang itu merupakan persiapan kontribusi untuk atlet-atlet berusia muda yang dilakukan Disorda Jabar untuk kepentingan mengadapi PON 2016,”Ujar Nandang.
Sisa enam tahun dalam jangka waktu yang akan dihadapi Jabar di PON 2016, itu merupakan potensi yang harus dipertahankan semuanya oleh Disorda Jabar, dan proses ini yang akan menjadi inovasi dan reketelisasi sistem pembinaan Disorda Jabar, untuk menghasilkan semua itu harus bersinergi antara Disorda, induk kepengurusan, Koni, termasuk Kabupaten dan Kota yang ada di Jabar untuk bersama-sama memikirkan bagaimana sistem yang akan dibuat kedepannya.”Kita harus bersama-sama bersinergi saling mengisi untuk mencapai sebuah sistem yang nantinya menjadi sebuah hasil yang memuaskan,”Tuturnya.
Menurut Nandang Popwilnas kali ini jika dibandingkan dengan Popwilnas tahun lalu yang di dapat oleh kontingen Jabar terlihat jelas sangat jauh, saat itu kontingen Jabar hanya mampu meraih 8 medali emas dan sekarang hampir keseluruhan cabor dapat didominasi. Dari keseluruhan saja cabor pencak silat meraih 18 medali emas dan cabor yang beregu hampir semua di sikat habis oleh kontingen Jabar, seperti Tim Basket yang berhasil mengawinkan kemenangannya antara tim putra dan putrinya, bola volly mengikutinya dan bulu tangkis pun meraih hasil yang memuaskan serta di tenis meja hanya putri yang lolos, yang tidak terduga oleh Disorda yakni cabot sepak bola yang sebelumnya secara dua kali berturut-turut tidak mampu lolos lamun sekarang berhasil menempati tempat yang terbaik.”Sepak Bola yang menjadi primadona di Popwilnas kali ini berhasil lolos dan bukan hanya meloloskan namun berhasil menjadi juara,”Tegasnya Nandang. Untuk selanjutnya Kasi Olahraga Disorda akan segera mengevaluasi dari hasil Popwilnas serta sampai sekarang beliau masih menunggu konfirmasi untuk Popnas dari tuan rumah Riau, karena pelaksanaanya yang akan dilaksanakan apakah bulan juli atau bulan Oktober.” Jelas dua strategi sistem pembinaan atlet yang akan dilakukan Disorda, kalau dilaksanakan bulan Juli kemungkinan pelajar yang sekarang masih dudukl di kelas 3 masih bisa bertanding karena belum dinyatakan lulus dan apabila digulirkan pada bulan Oktober maka pelajar yang sekarang duduk di kelas 3 sudah tidak boleh main karena mereka sudah dinyatakan lulus, oleh kerena itu untuk mempersiapkan kedalam kita akan menginpetarisir atlet-atlet yang sekarang berposisi di kelas 2 SMA, dan saya yakin potensi itu ada di kita karena Popnas ini khusu bagi pala pelajar batasan usia ’93,”Tambah Nandang.***(A.191/algi)
Popwilnas kali ini merupakan babak kualifikasi untuk Popnas yang akan datang, dari keseluruhan cabor yang dipertandingkan di Popwilnas ini yakni 8 cabor dan semuanya lolos. Popwilnas kali ini dari 43 medali emas yang diperebutkan dari keseluruhan cabor, kontingen Jabar berhasil meraih 22 medali emas, 8 medali perak dan 2 medali perunggu. Yang akhirnya Jabar meraih tempat yang terbaik yakni menjadi juara umum. Di ikuti pesaing beratnya DKI Jakarta, di Popwilnas ini dan DKI harus puas berada di posisi kedua dengan meraih hasil akhir 8 medali emas, 12 medali perak, dan 6 medali perunggu. Sedangkan di posisi ketiga yang berperan sebagai tuan rumah yakni Sumatra selatan harus puas juga dengan apa yang telah dicapainya dengan meraih keseluruhan dari 43 medali emas tuan rumah berhasil mengumpulkan 5 medali emas, 7 medali perak, dan 15 medali perunggu. Tries menambahkan bahwa hasil dari Popwilnas ini mudah-mudahan dapat memperbaiki Popnas yang akan datang, setelah pada tahun sebelumnya kontingen Jabar hanya mampu menempati posisi ke empat.”Mudah-mudahan nanti di Popnas yang akan diselenggarakan di Jogja Jawa Tengah kita mampu menduduki minima di tiga besar,”Tambahnya.
Sementara itu Nandang Rukanda Kepala Seksi Bidang Olahraga Disorda Jabar pun tidak ketinggalan untuk mengungkapkan rasa bangganya dan kepuasannya setelah apa yang telah diraih oleh para kontingen Jabar pada saat bertanding di Popwilnas 2010 Palembang lalu, beliau mengungkapkan rasa puasnya secara keseluruhan terhadap penampilan perfoam para atlet pelajar kontingen Jabar.” Secara Keseluruhan kami puas dengan penampilan atlet pelajar kontingen Jabar pada saat bertarung di Popwilnas lalu,”Katany.
Hasil yang telah di tunjukan oleh kontingen Jabar merupakan hasil dari potensi Jabar untuk pelaksanaan pembinaan di usia pelajar itu sangat berkonsep, oleh karena itu dengan hasil dari pada Popwilnas kemarin dengan memboyong 22 medali emas dari 8 cabor, baik itu yang beregu maupun perorangan yang di tunjukan oleh kontingen Jabar itu sangat signifikan. Dan ini merupakan modal awal Disorda dalam rangka menyusun program tahun 2011 di Riau dan mempersiapkan Popnas dengan mempertandingkan 17 cabor, itu merupakan persiapan untuk atlet-atlet muda dalam mempersiapkan Jabar di PON 2016.”Secara jangka panjang itu merupakan persiapan kontribusi untuk atlet-atlet berusia muda yang dilakukan Disorda Jabar untuk kepentingan mengadapi PON 2016,”Ujar Nandang.
Sisa enam tahun dalam jangka waktu yang akan dihadapi Jabar di PON 2016, itu merupakan potensi yang harus dipertahankan semuanya oleh Disorda Jabar, dan proses ini yang akan menjadi inovasi dan reketelisasi sistem pembinaan Disorda Jabar, untuk menghasilkan semua itu harus bersinergi antara Disorda, induk kepengurusan, Koni, termasuk Kabupaten dan Kota yang ada di Jabar untuk bersama-sama memikirkan bagaimana sistem yang akan dibuat kedepannya.”Kita harus bersama-sama bersinergi saling mengisi untuk mencapai sebuah sistem yang nantinya menjadi sebuah hasil yang memuaskan,”Tuturnya.
Menurut Nandang Popwilnas kali ini jika dibandingkan dengan Popwilnas tahun lalu yang di dapat oleh kontingen Jabar terlihat jelas sangat jauh, saat itu kontingen Jabar hanya mampu meraih 8 medali emas dan sekarang hampir keseluruhan cabor dapat didominasi. Dari keseluruhan saja cabor pencak silat meraih 18 medali emas dan cabor yang beregu hampir semua di sikat habis oleh kontingen Jabar, seperti Tim Basket yang berhasil mengawinkan kemenangannya antara tim putra dan putrinya, bola volly mengikutinya dan bulu tangkis pun meraih hasil yang memuaskan serta di tenis meja hanya putri yang lolos, yang tidak terduga oleh Disorda yakni cabot sepak bola yang sebelumnya secara dua kali berturut-turut tidak mampu lolos lamun sekarang berhasil menempati tempat yang terbaik.”Sepak Bola yang menjadi primadona di Popwilnas kali ini berhasil lolos dan bukan hanya meloloskan namun berhasil menjadi juara,”Tegasnya Nandang. Untuk selanjutnya Kasi Olahraga Disorda akan segera mengevaluasi dari hasil Popwilnas serta sampai sekarang beliau masih menunggu konfirmasi untuk Popnas dari tuan rumah Riau, karena pelaksanaanya yang akan dilaksanakan apakah bulan juli atau bulan Oktober.” Jelas dua strategi sistem pembinaan atlet yang akan dilakukan Disorda, kalau dilaksanakan bulan Juli kemungkinan pelajar yang sekarang masih dudukl di kelas 3 masih bisa bertanding karena belum dinyatakan lulus dan apabila digulirkan pada bulan Oktober maka pelajar yang sekarang duduk di kelas 3 sudah tidak boleh main karena mereka sudah dinyatakan lulus, oleh kerena itu untuk mempersiapkan kedalam kita akan menginpetarisir atlet-atlet yang sekarang berposisi di kelas 2 SMA, dan saya yakin potensi itu ada di kita karena Popnas ini khusu bagi pala pelajar batasan usia ’93,”Tambah Nandang.***(A.191/algi)
Mahasiswa Unikom kembali Kuliah normal
Aktifitas kuliah di kampus Unikom, yang berada di jalan Dipatiukur, kembali normal, pada selasa (19/10). setelah pada senin kemarin, kampus Unikom lumpuh akibat terjadi korslet di gardu listrik.
Kepala Keamanan dan Kebersihan Unikom, Hadi Purnomo mengatakan aliran listrik yang padam di sekitar kampus itu sudah diperbaiki pihak PLN Bandung.
"Perkuliahan kembali normal sejak tadi pagi. Mahasiswa sudah kuliah seperti biasanya," jelas Hadi saat dimintai keterangan.
Menurut Hadi, sejak siang kemarin petugas PLN Kota Bandung langsung meperbaiki gardu yang terletak di sekitar area kampus Unikom. Kondisi listrik kembali normal sejak malam kemarin.
Korslet listrik yang terjadi di Unikom Bandung diwarnai ledakan tiga kali dan kepulan asap. Ratusan mahasiswa langsung dievakuasi keluar sehingga aktivitas perkuliahan pun terhenti. Tak hanya Unikom, aliran listrik ratusan rumah di sekitarnya pun padam.(Soleh)
Kepala Keamanan dan Kebersihan Unikom, Hadi Purnomo mengatakan aliran listrik yang padam di sekitar kampus itu sudah diperbaiki pihak PLN Bandung.
"Perkuliahan kembali normal sejak tadi pagi. Mahasiswa sudah kuliah seperti biasanya," jelas Hadi saat dimintai keterangan.
Menurut Hadi, sejak siang kemarin petugas PLN Kota Bandung langsung meperbaiki gardu yang terletak di sekitar area kampus Unikom. Kondisi listrik kembali normal sejak malam kemarin.
Korslet listrik yang terjadi di Unikom Bandung diwarnai ledakan tiga kali dan kepulan asap. Ratusan mahasiswa langsung dievakuasi keluar sehingga aktivitas perkuliahan pun terhenti. Tak hanya Unikom, aliran listrik ratusan rumah di sekitarnya pun padam.(Soleh)
Senin, 18 Oktober 2010
Menengok Karya Seni Mushaf Sundawi di PUSDAI Bandung
![]() |
karya seni mushaf sundawi |
Jika anda datang ke mesjid PUSDAI (Pusat Dakwah Indonesia) Bandung, jangan lupa berkunjung ke perpustakaannya, karena selain di sana terdapat berbagai buku islam yang akan menambah wawasan beragama anda, di perpustakaan itu juga terdapat sebuah karya seni mushaf yang diberi nama Mushaf Sundawi.
Pada saat saya berkunjung memang suasananya sedang sepi, mungkin tidak banyak juga orang yang tahu tentang keberadaan mushaf tersebut, “ kebanyakan orang yang melihat mushaf adalah orang yang mau ke perpus ajah, kalau yang sengaja paling dari kunjungan-kunjungan” tutur salah satu petugas yang bertugas menjaga mushaf tersebut. Seni mushaf adalah merupakan perpaduan keindahan antara kehandalan para khattat (kaligrafer) dan fannan al zakhrofi (illuminator), yang pada hasil akhirnya dapat menampilkan seni mushaf yang sempurna dan monumental.
Jejak seni mushaf di Indonesia dapat dijumpai mulai dari aceh, Sumatra barat, dan pesisir utara jawa mulai dari banten, Cirebon serta jawa timur dan Madura. Dari Kalimantan, Sulawesi, ternate, dan daerah dimana islam berpijak sudah dapat dipastikan ditemukan mushaf tulisan tangan dan dihiasi dengan iluminasi.
Selasa, 12 Oktober 2010
CALO TIKET MERAMAIKAN LAGA PERSAHABATAN TIMNAS INDONESIA VS MALADEWA
Menjelang laga persahabatan antara timnas Indonesia Vs timnas Maladewa sore nanti Selasa (12/10), sejak pagi sekitar pukul 10.00 WIB, para pedagang baju dan makanan sudah sangat ramai memadati sekitaran stadion Siliwangi Bandung tempat dimana digelarnya laga persahabatan tersebut. Mereka mulai bersiap-siap untuk ikut memeriahkan laga persahabatan antara tmnas Indonesia dan timnas Maladewa.
Selain para pedagang baju, dan makanan, para calo tiket pun sudah terlihat ramai menawarkan tiket pertandingan kepada para pengendara motor yang melintas di depan stadion siliwangi. Dan tentu saja harga tiket yang ditawarkan jauh lebih mahal dibandingkan membeli di loket.
Sementara itu Arif (pedagang baju),mengatakan pertandingan antara timnas Indonesia dan Maladewa memberi rizki tersendiri bagi dirinya. Karena kemungkinan baju-baju yang di jajaknanya akan laku terjual dan memberi keuntungan bagi dirinya.**(soleh)
Selain para pedagang baju, dan makanan, para calo tiket pun sudah terlihat ramai menawarkan tiket pertandingan kepada para pengendara motor yang melintas di depan stadion siliwangi. Dan tentu saja harga tiket yang ditawarkan jauh lebih mahal dibandingkan membeli di loket.
Sementara itu Arif (pedagang baju),mengatakan pertandingan antara timnas Indonesia dan Maladewa memberi rizki tersendiri bagi dirinya. Karena kemungkinan baju-baju yang di jajaknanya akan laku terjual dan memberi keuntungan bagi dirinya.**(soleh)
kisah dari sekitar bandung
![]() |
Masjid al usto sukamiskin, masjid kuno di kota bandung |
Kolam air di depan masjid menjadi ciri khas masjid di zaman dulu
Dulu Keberadaan masjid di pergunakan sebagai tempat untuk mengajarkan agama Islam kepada masyarakat
Tak semua orang yang masuk masjid mengerti harus dalam keadaan suci. Melihat Masjid Pesantren Sukamiskin, Kota Bandung, yang dikenal juga bernama Masjid Al Usto, setiap jamaah seperti dibawa pada masa puluhan tahun silam. Masjid ini di bangun pada tahun 1952 sampai tahun 1958, Selain bentuk bangunannya yang sederhana dan klasik, kolam air di depan masjid pun akan membuat kita seperti berada di alam perkampungan. “Masjid Sukamiskin Di Beri Nama Al Usto Karena Dulu Posisinya Yang Berada Di Tengah-Tengah Karena Di Atas Dan Di bawah Ada Mesjid Lagi, Al Usto Itu Artinya Tengah”jelas Fiqi, putra dari pimpinan Pondok Pesantren Sukamiskin.
Senin, 11 Oktober 2010
Tim Bola Basket Jabar Harus Sudah siap
Sesuai yang di instruksikan Koni Jabar mengenai tim bola basket jabar. Pada tanggal 9 Oktober kemarin, tim Bola basket Jabar harus sudah mengikuti pelatda PON , dan harus sudah memanggil calon-calon pelatih untuk menangani pelatda PON pada masa desentralisasi ini. Daftar nama pemain pun sudah di setorkan kepada Koni sebanyak 150%. Mengenai tim beregu seperti Bola basket ini, Koni harus lebih sering mepertemukan para pemain dan memberikan pelatihan yang ekstra secara rutin baik itu di dalam lapangan atau pun diluar lapang serta harus sering melakukan pertandingan di dalam maupun diluar kota, ini bertujuan supaya para pemain dalam bertanding dapat lebih kompak dan juga ini adalah sebagai ajang promosi pendeglarasian bagi atlet. Meskipun sekitar 80% yang menghuni cabor basket ini di dominasi oleh para atlet kota Bandung, namun manajemen pun mengatakan tidak ingin proses pendisentralisasian ini hanya dilakukan di kota Bandung saja . "cabor Bola basket ini tidak bisa memberikan disetralisasi hanya kepada perseorangan"Ujar Nandang Kepala Seksi (Kasi) Olahraga Disorda Jabar.
Dalam meningkatkan kualitas pelatihan, manajamen bola basket jabar sudah melakukan pendekatan dengan beberapa pelatih bertaraf Nasional seperti pelatih-pelatih yang sekarang sedang menghuni, melatih tim-tim yang mengikuti ajang Bola Basket paling bergengsi di Indonesia yakni Natioal Basket League (NBL). Karena titik berat tim basket jabar ini bertumpuk di putra dan manajemen pun akan menekan satu no beregu tim bola basket putra, dan apabila peluang itu bagus maka manajeman akan lebih memfokuskan ke tim putra." kami sudah melakukan pembicaraan dengan beberapa pelatih bertaraf Nasional dan mereka menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungannya berupa kosultasi bimbingan serta konsultasi tekhnis".katanya.
Frekuensi uji coba serta jumlah dalam pertandingan cabor bola basket harus lebih banyak dilakukan karena basket merupakan permainan yang mengandalkan kekompakan, dan untuk meraih semua itu, Jabar dalam munas perbasi bulan Desember yang akan datang, akan mengajukan usul untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan babak kualifikasi PON."kami akan mengusulkan pada munas perbasi agar Jabar menjadi tuan rumah babak kulifikasi PON"Tambahnya Nandang Rukanda Kasi Olahraga Disorda Jabar.***(Algi )
Rabu, 22 September 2010
Riedl Coret Lima Pemain Timnas
Lima pemain dicoret dari Pemusatan Latihan (TC) Timnas jilid dua, 3 Oktober mendatang. Sebagai pengganti, empat pemain anyar bakal ditarik. Penghapusan pemain dilakukan, buat mencari alternatif pilihan pemain baru.
Timnas akhirnya mencoret dua pemain belakang, dua gelandang, dan seorang penyerang. Diantaranya: Habel Satya, Yesayas Desnam, Rahmad Latif, Doni Siregar, dan M. Isnaini.
“Ya, lima pemain tersebut tak dipanggil lagi pada TC II. Namun, tak menutup kemungkinan mereka dipanggil kembali pada TC selanjutnya. Sekarang, Alfred Riedl (Pelatih Timnas) mau mencoba alternatif pemain lain. Ada empat pemain baru yang akan dilihat kemampuannya pada TC besok,” ujar Asisten Pelatih Timnas, Wolfgang Pikal kepada Bolanews.com, Rabu (22/9).
Sayang, Pikal emoh berbicara banyak terkait siapa nama empat pemain baru yang bakal bergabung. Pasalnya, Badan Tim Nasional yang punya kewenangan untuk memberitahukan nama-nama pemain tersebut.
“Maaf saya tidak bisa memberitahukannya sekarang. Saya tadi di SMS sama Riedl dari Belanda, beliau bilang jangan diberitahu dahulu siapa pemain baru yang akan bergabung. Biar nanti BTN yang akan mengumumkannya,” pungkas Pikal.
Timnas akhirnya mencoret dua pemain belakang, dua gelandang, dan seorang penyerang. Diantaranya: Habel Satya, Yesayas Desnam, Rahmad Latif, Doni Siregar, dan M. Isnaini.
“Ya, lima pemain tersebut tak dipanggil lagi pada TC II. Namun, tak menutup kemungkinan mereka dipanggil kembali pada TC selanjutnya. Sekarang, Alfred Riedl (Pelatih Timnas) mau mencoba alternatif pemain lain. Ada empat pemain baru yang akan dilihat kemampuannya pada TC besok,” ujar Asisten Pelatih Timnas, Wolfgang Pikal kepada Bolanews.com, Rabu (22/9).
Sayang, Pikal emoh berbicara banyak terkait siapa nama empat pemain baru yang bakal bergabung. Pasalnya, Badan Tim Nasional yang punya kewenangan untuk memberitahukan nama-nama pemain tersebut.
“Maaf saya tidak bisa memberitahukannya sekarang. Saya tadi di SMS sama Riedl dari Belanda, beliau bilang jangan diberitahu dahulu siapa pemain baru yang akan bergabung. Biar nanti BTN yang akan mengumumkannya,” pungkas Pikal.
Langganan:
Postingan (Atom)