Selasa, 28 Desember 2010

Tradisi Ziarah Umat Nasrani Pada Saat Hari Natal di Pemakaman Umum Pandu

 
Bandung- tradisi berziarah ke makam kerabat ataupun sanak keluarga semakin ramai saja  pada saat memasuki hari besar agama umat nasrani. Tradisi berziarah ini biasanya dilakukan masyarakat kita yang beragama nasrani sebagai ajang silaturahmi dengan keluarganya yang sudah lebih dulu meninggal dunia.
Seperti pada hari sabtu (25/12) kemarin merupakan hari umat nasrani untuk berziarah ke makam para keluarganya. Seperti yang terjadi di tempat pemakaman umum (TPU) Pandu yang bertempat di jalan Pasteur , Bandung. suasana TPU terlihat ramai pada saat hari Natal tiba, para pengunjung tak henti-hentinya datang berbondong-bondong memasuki kawasan TPU untuk berziarah. Berziarah sebelum pada saat hari natal memang sudah menjadi tradisi umat nasrani, tradisi ini bahkan sudah terjadi secara turun temurun.
Seperti yang dialami oleh ibu larasati (38) salah seorang warga sekitar jalan pajajaran, tradisi berziarah sudah dilakukannya secara turun temurun dari ia masih kecil,” wah udah dari dulu saya berziarah seperti ini, apalagi pada saat hari natal, saya pasti meyempatkan berziarah dengan keluarga saya”tuturnya. Momen berziarah ini juga seringkali dijadikan ajang liburan oleh para anak kecil yang di bawa keluarganya untuk berziarah.
Tidak ketinggalan para pedagang pun ikut meraup keuntungan dari adanya tradisi berziarah ini. Khususnya untuk pedagang kembang, mereka dapat memperoleh keuntungan berlipat dari adanya tradisi ini. Seperti yang di ungkapkan oleh salah satu pedagang kembang di TPU Pandu, ibu Rosita (42) warga sekitar jalan pajajaran yang memanfaatkan momen tradisi berziarah ini untuk berdagang kembang di sekitar areal pemakaman, ia mengaku sudah berjualan disini sejak satu minggu menjelang hari natal dan setiap harinya areal pemakaman ini pasti ramai dikunjungi  orang-orang untuk berziarah, “ lumayan lah, saya setiap harinya bisa dapat seratus ribuan dari hasil berjualan kembang ini” ungkap rosita dengan rona penuh senyum.(gilang abimanyu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar